Senin, 12 April 2010

Pasti masih ada tekanan bensin dari Fuel Line, segera saya buka tutup bensin, dan menutupnya kembali untuk menurunkan tekanan yang ada di Fuel Line. Benar saja, api langsung mengecil dan padam dibantu semprotan air.

musibah kebakaran


Musibah dapat terjadi pada siapa saja, ternyata saya sendiri mengalaminya pada mobil saya. Kejadiannya ketika saya selesai melepas-pasang injector pada injector rail. Biasanya saya selalu cek ulang untuk mencegah adanya kebocoran, namun saya harus menunggu semua busi yang sedang dilepas untuk dibersihkan. Tiba-tiba saja saya harus memindahkan parkir mobil saya segera. Busi sudah dipasang, saya langsung menyalakan mesin dan memundurkan mobil. Saya lupa untuk cek ulang pemasangan injector tadi karena permintaan pindah parkir tersebut.
Sekitar 1 menit kemudian, terdengar bunyi “BLUBH” dari dalam kabin. Pegawai saya lari ke arah mobil sambil berteriak “Api.. Api.. Api..”.
Segera saya buka kap mesin, dan lidah api terlihat menjulang ke atas dari mesin bagian depan… segera saya matikan mesin.
Sementara orang di sekitar mobil saya sigap mengambil air dan mengguyur mesin saya, namun api masih berkobar deras.

cegah kebakaran pada mobil


Mencegah lebih baik daripada menanggulangi kebakaran pada mobil. Terjadinya kebakaran pada mobil bisa disebabkan hal-hal sepele akibat keteledoran ataupun permasalahan teknis pada komponen mobil. Perawatan yang kurang baik dan tepat pada mobil juga bisa menjadi pemicu terjadinya kebakaran.

Umumnya kebakaran pada mobil disebabkan dari bocornya saluran bensin, terjadi hubungan arus pendek (short circuit / korslet) pada pelistrikan mobil, api rokok pada interior mobil, tabrakan dan lain-lain.

tips saat berkendaraan jarak jauh

Menyetir mobil sendiri saat keluar kota bersama keluarga memang sangat menyenangkan. Apalagi jika tak ada sanak sudara di kota tersebut yang bisa meminjamkan kendaraan untuk berjalan-jalan keliling kota.

Dengan membawa mobil sendiri, tentunya Anda takkan perlu lagi repot mencari sewa kendaraan atau sekedar numpang dan berpindah-pindah angkutan kota untuk sekedar berkunjung ke satu tempat wisata atau pusat perbelanjaan.

Fisik dan stamina yang prima

1. Dalam perjalanan jarak jauh ke luar kota, hal pertama yang harus diperhatkan adalah kondisi fisik dan stamina yang prima.
Hal ini perlu karena saat menyetir mobil, dibutuhkan pandangan dan pendengaran yang baik. Demi keselamatan semua penumpang, Anda harus selalu waspada dan responsif sepanjang perjalanan.


2. Bila Anda baru saja minum minuman beralkohol, minum obat dengan resep ataupun obat bebas yang menyebabkan rasa kantuk, jangan pernah coba-coba untuk mengemudi karena minum obat yang mempengaruhi performa dan persepsi hanya akan membahayakan kselamatan seluruh penumpang dalam mobil.
Begitu juga halnya jika kondisi tubuh sangat lelah atau emosi sedang terganggu, karena semua ini akan membuat Anda tidak hati-hati dalam mengemudi. Istirahatlah sejenak dalam rest area yang biasa tersedia di sepanjang perjalanan.

4. Waspadai kondisi buruk.

5. Sebagian orang lebih memilih berkendara di malam hari karena jalan cenderung lebih sepi dan lapang. Jika Anda termasuk orang yang lebih senang berkendara di malam hari, jangan lupa untuk menghidupkan lampu depan dan lampu belakang sejak saat matahari terbenam sampai matahari terbit.
Dimkan lampu depan bila ada kendaraan lain dalam jarak 200 meter dari Anda, atau ketika mobil berada di belakang kendaraan lain.

6. Jika keadaan yang tidak diinginkan terjadi, seperti mobil mogok atau ban pecah, pasang tanda segitiga pengaman agar pengemudi lain dapat melihatnya dan dapat menghindari kendaraan Anda yang sedang diperbaiki. Lebih amannya jika Anda menghidupkan lampu hazard dan keluar dari area jalan raya terlebih dulu.

7. Mengemdui antarkota tak sama halnya dengan mengemudi di dalam kota. Oleh karena itu atur kecepatan sedemikian rupa sesuai dengan rambu-rambu jalan. Tidak terlalu pelan, namun juga tidak terlalu ngebut. Kurangi laju kendaraan jika terjebak dalam kondisi yang tidak mengenakan seperti kabut atau hujan lebat.

info mobil kodok3

Kekalahan Jerman atas sekutu (Inggris, Prancis, Rusia dan AS) membuat negeri itu terbagi-bagi. KdF-Stadt dikuasai Angkatan Darat Inggris dan atas campur tangan mereka kemudian mengubah nama kota menjadi Wolfsburg. Kendaraan Volkswagen untuk masyarakat sipil mulai diproduksi kembali sebelum Perang Dunia II usai, tepatnya pada musim panas 1945.

Kendaraan sipil ini pun berubah nama menjadi VW Kafer atau VW Beetle (di Indonesia populer dengan nama VW Kodok). Kemudian kendaraan ini menjadi populer berkat kesederhanaan, ketangguhan dan sederet kelabihan lainnya dan tersebar di berbagai belahan dunia.

info mobil kodok 2

Kemudian dibuatlah konsep cikal bakal Beetle yang saat itu disebut Kraft durch Freude-Wagen (KdF-Wagen), kota di mana mobil ini dibuat diberi nama KdF-Stadt. KdF-Wagen dituangkan dalam 30 prototipe pada 1937 dan dipasarkan mulai tahun 1938 namun terhenti setelah sempat memproduksi 630 unit akibat pecah Perang Dunia II pada 1939.

Untuk sementara fasilitas pabriknya dialihkan untuk memproduksi kendaraan perang seperti Kubelwagen (jip) dan Schwimmwagen (kendaraan amfibi). Tahun 1942 muncul Kommandeurwagen dari basis KdF-Wagen berpenggerak empat roda/4x4.

info mobil kodok


Esoknya pada 23 Juni menjadi hari paling bersejarah bagi kedua nama tersebut. Pasalnya 75 tahun lalu bertepatan dengan tanggal ini, pemerintah Jerman kala itu dipimpin oleh sang Fuhrer, Adolf Hitler memberikan order kepada Ferdinand Porsche untuk membangun sebuah konsep mobil sederhana.

Order Hitler adalah mobil rakyat yang dapat mengangkut lima orang (dua dewasa dan tiga anak), kecepatannya 100km/jam, mengkonsumsi bahan bakar 14km/liter dengan harga tak lebih mahal dari sepeda motor berkereta samping.